Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Januari 2022

Organisasi

 ORGANISASI


Pengertian Organisasi

Ø   Etimologi (bahasa) : berasal dari bahasaYunani, organon yang berarti alat.

Ø   Terminologi (istilah) :

     -  Organisasi adalah tempat atau wadah bagi orang-orang yang berkumpul yang memiliki tujuan yang sama, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode dan lingkungan), sarana dan prasarana, data dsb, yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan tersebut.

     -  Sebuah perkumpulan atau hubungan yang sistematis dan efektif untuk mencapai hasilyang diinginkan.

Komponen/Ciri  Organisasi

  1. Adanya sekelompok orang yang saling bekerjasama
  2. Adanya tujuan yang sama
  3. Adanya bentuk/struktur
  4. Adanya aktivitas

Prinsip Organisasi

  1. Mempunyai tujuan yang jelas
  2. Tujuan organisasi harus diterima dan dipahami oleh setiap individu di dalam organisasi
  3. Memiliki kesatuan arah
  4. Adanya keseimbangan antara wewenang dengan tanggung jawab
  5. Berkesinambungan
  6. Penempatan orang harus sesuai ahlinya, orang pemangku jabatan harus mau belajar
  7. Adanya pembagian tugas

Manfaat Berorganisasi

  1. Menumbuhkan rasa kebersamaan
  2. Memperkuat tali persaudaraan
  3. Menebarkan rasa tolong menolong
  4. Memperkaya informasi
  5. Meningkatkan kualitas pribadi
  6. Membangkitkan semangat juang
  7. Mengurangi sifat egois
  8. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
  9. Belajar berbicara di depan umum
  10. Belajar manajemen berorganisasi

Kepemimpinan

 KEPEMIMPINAN

1. PENGERTIAN

Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam membimbing suatu kelompok sedemikian rupa, sehingga TUJUAN dari kelompok itu TERCAPAI.


2. KOMPONEN DAN UNSUR

3 KOMPONEN DALAM KEPEMIMPINAN :

L = (l, f, s)

Ket :   

ž  L = Leadership ( Kepemimpinan)
ž  l = Leader (Pemimpin)
ž  f = Follower (Pengikut)
ž  s = Situtional variabels (Variabel situasi)

4 UNSUR DALAM KEPEMIMPINAN :

ž  - Orang yang mempengaruhi
ž  - Orang yang dipengaruhi
ž  - Adanya maksud atau tujuan tertentu yang ingin dicapai
ž  - Adanya serangkaian tindakan tertentu untuk mempengaruhi dan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.


3. FUNGSI KEPEMIMPINAN

Terdapat dua fungsi kepemimpinan pendidikan, yaitu :

1.   Fungsi bertalian dengan pencapaian tujuan yang dikehendaki,
2.   Fungsi yang bertalian dengan penelitian penciptaan suasana pekerjaan yang sehat dan menyenangkan sambil memeliharanya

Fungsi bertalian dengan pencapaian tujuan yang dikehendaki, antara lain :

1.   Memikir dan merumuskan dengan teliti tujuan kelompok dan menjelaskannya kepada anggota arti kerja sama dalam mencapai tujuan tersebut.
2.   Memberi dorongan kepada kelompok serta menjelaskan situasi yang dihadapi.
3.   Membantu para anggota dalam mengumpulkan informasi, sehingga dapat melakukan pertimbangan-pertimbangan yang sehat.
4.   Menggunakan kesanggupan-kesanggupan dan minat khusus dari anggota kelompok.
5.   Memotivasi anggota untuk melahirkan ide-ide yang berguna dalam pemecahan masalah yang dihadapi.
6.   Memberi kepercayaan dan tanggung jawab kepada anggota dalam melaksanakan tugasnya  sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Fungsi yang bertalian dengan penelitian penciptaan suasana pekerjaan yang sehat dan menyenangkan sambil memeliharanya, antara lain :

1.   Memupuk rasa kerja sama kelompok.
2.   Menanamkan kepada masing-masing anggota rasa memiliki kelompok  dan semangat kelompok.
3.   Memberikan ruangan, fasilitas dan situasi yang terbaik atau menyenangkan anggota kelompok.
4.   Menggunakan kelebihan dan kesanggupan masing-masing anggota.


4. KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN

  1. KETERAMPILAN DALAM KEPEMIMPINAN : keterampilan dalam hubungan-hubungan kemanusiaan, di mana seorang pemimpin memiliki kepandaian dalam mengadakan hubungan yang baik antar sesama dalam kelompok. Sehingga terciptanya suasana kerja yang menyenangkan.
  2. KETERAMPILAN DALAM PROSES KELOMPOK : pemimpin dapat mempengaruhi tiap anggota kelompok percaya mau memikul tanggung jawab, sehingga disiplin kelompok terbina dengan baik.
  3. KETERAMPILAN DALAM ADMINISTRASI PERSONALIA : pemimpin dapat menempatkan orang-orangnya pada posisi yang sesuai dengan kompetensi atau kemampuan masing-masing.
  4. KETERAMPILAN DALAM PENILAIAN : pemimpin harus dapat menilai dasil kerja tiap individu, sehingga dapat menilai kebijakan apa yang harus dikeluarkan ke depan. Dan pemimpin juga tidak terlepas dari penilaian oleh bawahannya. Sehingga dengan adanya timbal balik ini diharapkan dapat menutupi kekurangan dan mengembangkan kelebihan masing-masing