HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW
Lima
tingkatan kebutuhan yang ingin dicapai manusia dalam kehidupannya adalah fisiologis,
dan kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan ego (status dan
penghargaan) dan aktualisasi diri.
Dalam Nasution (2023) disebutkan psikolog Abraham Maslow merumuskan
teori motivasi manusia berdasarkan gagasan bahwa ada hierarki kebutuhan
manusia. Hirarki kebutuhan Maslow terdiri dari lima tingkat kebutuhan manusia,
yang diperingkat menurut tingkat kepentingan mulai dari kebutuhan tingkat
rendah (biogenik) hingga kebutuhan tingkat tinggi (psikogenik). Teori ini
menyatakan bahwa individu berusaha untuk memenuhi kebutuhan tingkat yang lebih rendah
sebelum kebutuhan tingkat yang lebih tinggi. Tingkat kebutuhan terendah yang
tidak terpuaskan memotivasi perilaku seseorang. Ketika kebutuhan itu terpenuhi
dengan cukup baik, individu termotivasi untuk memenuhi kebutuhan di tingkat
hierarki berikutnya. Ketika kebutuhan itu terpenuhi, kebutuhan di tingkat
berikutnya adalah motivator utama seseorang, dan seterusnya.
Gambar Hiraki Kebutuhan Maslow
1)
PHYSIOLOGICAL
NEEDS atau kebutuhan fisiologis. Menurut Maslow, kebutuhan fisiologis adalah
tingkat pertama dan paling dasar dari kebutuhan manusia. Kebutuhan utama ini
yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan biologis, termasuk makanan, air,
udara, tempat tinggal, pakaian, dan seks serta semua kebutuhan biogenik.
2)
SAFETY
NEEDS atau kebutuhan keamanan. Setelah kebutuhan fisiologis terpenuhi,
kebutuhan keselamatan dan keamanan menjadi kekuatan pendorong di balik perilaku
individu. Kebutuhan-kebutuhan ini tidak hanya berkaitan dengan keamanan fisik,
tetapi juga dengan ketertiban, stabilitas, rutinitas, keakraban, dan kontrol
atas kehidupan dan lingkungan seseorang. Misalnya, kesehatan dan ketersediaan
perawatan kesehatan adalah masalah keamanan yang penting. Rekening tabungan,
polis asuransi, pendidikan, dan pelatihan kejuruan adalah segala cara yang
digunakan individu untuk memenuhi kebutuhan akan keamanan.
3)
SOCIAL
NEEDS atau kebutuhan sosial. Tingkat ketiga hierarki Maslow terdiri dari
kebutuhan sosial, seperti cinta, kasih sayang, kepemilikan, dan penerimaan.
4)
EGOISTIC
NEEDS atau kebutuhan ego. Ketika kebutuhan sosial kurang lebih terpenuhi,
tingkat keempat hierarki Maslow menjadi operatif. Tingkat ini mencakup
kebutuhan egoistik, yaitu kebutuhan ego yang diarahkan ke dalam diri
mencerminkan kebutuhan individu akan penerimaan diri, harga diri, kesuksesan,
kemandirian, dan kepuasan pribadi. Kebutuhan ego yang diarahkan keluar termasuk
kebutuhan untuk gengsi, reputasi, status, dan pengakuan dari orang lain.
5)
SELF-ACTUALIZATION
NEEDS atau kebutuhan aktualisasi diri. Menurut Maslow, jika orang sudah cukup memenuhi
kebutuhan ego mereka, mereka pindah ke tingkat kelima. Kebutuhan aktualisasi
diri mengacu pada keinginan individu untuk memenuhi potensinya yaitu untuk
menjadi segala sesuatu yang mampu ia capai. Sebagai contoh, seorang seniman
mengekspresikan dirinya di atas kanvas atau seorang ilmuwan peneliti mungkin
berusaha untuk menemukan obat baru yang memberantas kanker.
Sumber
:
Nasution,
Olivia Barcelona. (2023). Hirarki Kebutuhan Maslow. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
Yayasan Keluarga Pahlawan Negara. https://www.stieykpn.ac.id/read/440/hirarki-kebutuhan-maslow.html#:~:text=Menurut%20Maslow%2C%20kebutuhan%20fisiologis%20adalah,seks%20serta%20semua%20kebutuhan%20biogenik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar