Jumat, 28 Januari 2022

Majalah Dinding (Mading)

 Majalah Dinding (Mading)


•       PENGERTIAN

Majalah dinding atau yang biasa diakronimkan menjadi mading adalah salah satu jenis media komunikasi massa tulis yang paling sederhana. Disebut majalah dinding karena prinsip dasar majalah terasa dominan di dalamnya, sementara itu penyajiannya biasanya dipampang pada dinding atau yang sejenisnya.


•       MANFAAT

•       Media komunikasi

•       Wadah kreativitas

•       Menanamkan kebiasaan membaca

•       Pengisi waktu

•       Melatih kecerdasan berfikir

•       Melatih berorganisasi

•       Mendorong latihan menulis


•       PRINSIP

Prinsip majalah tercermin lewat penyajiannya, baik yang berwujud tulisan, gambar, atau kombinasi dari keduanya. Dengan prinsip dasar bentuk kolom-kolom, bermacam-macam hasil karya, seperti lukisan, teka-teki silang, karikatur, cerita bergambar, dan sejenisnya disusun secara variatif. Semua materi itu disusun secara harmonis sehingga keseluruhan perwajahan mading tampak menarik.


•       BENTUK

Bentuk fisik mading biasanya berwujud lembaran tripleks, karton, atau bahan lain dengan ukuran yang beraneka ragam. Ukuran yang tergolong relatif besar adalah 120 cm x 240 cm, sedang yang lebih kecil lagi disesuaikan dengan situasi dan kondisinya.


Contoh Mading
















Media presentasi materi Mading bisa didownload pada link di bawah

Media Presentasi Mading

Kamis, 27 Januari 2022

Kaligrafi

KALIGRAFI


A. PENGERTIAN

Berdasarkan etimologi  (bahasa) kaligrafi berasal dari bahasa Yunani, kallos berarti indah dan graphe berarti tulisan, jadi kaligrafi berarti tulisan yang indah. Sedangkan secara terminologi (istilah) kaligrafi adalah seni menulis indah dengan pena sebagai hiasan.

B. CONTOH

 
Gambar di atas merupakan contoh kaligrafi Islam, Latin dan Jepang.


KHOT ( خط )

Khot adalah seni menulis Arab. Beberapa macam khot adalah sebagai berikut :

  1. Khot naskhi -    خط نسخ

Jenis ini paling banyak digunakan untuk menulis arab karena mudah dibaca. Ditulis dengan batang horizontal pendek – dan dengan kedalaman vertikal hampir sama di atas dan di bawah garis medial.


  1. Khot riq’ah - خط رقعة

Jenis ini hampir sama dengan Naskhi.



  1. Khot stulust - خط ثلث

Jenis banyak digunakan seniman dari Asia karena hurufnya indah dan tidak terlalu sulit untuk dibaca. Ditulis melengkung dengan kepala berduri/lancip.



  1. Khot raihani - خط ريحان

Jenis ini banyak lengkungan pada tiap hurufnya. Banyak digunakan seniman Persia.



  1. Khot farisi - خط فارسي

Jenis ini diperlukan tangan yang terampil dan tidak kaku karena banyak menarik garis semi lengkung yang panjang.



  1. Khot diwani jali - خط ديواني جلي

Jenis ini juga banyak disukai seniman Persia, jika menjadi kalimat kadang susah dibacanya.



  1. Khot diwani  - خط ديواني

Jenis ini jarang digunakan karena bukan hanya kalimat yang susah dipahami tetapi hurufnya juga susah dihafal.



  1. Khot kufi - خط كوفي

Jenis ini banyak menggunakan penggaris untuk menulisnya karena sebagian besar hurufnya menggunakan garis lurus kaku




Beberapa contoh kaligrafi Basmalah











Media presentasi materi Kaligrafi bisa didownload pada link di bawah

Media Presentasi Kaligrafi

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BIOLOGI SMA/MA KURIKULUM 2013 REVISI 2018


 KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BIOLOGI SMA/MA 
KURIKULUM 2013 REVISI 2018

Silakan download pada link di bawah ini

KI-KD Biologi Permendikbud No 37 Tahun 2018

Rabu, 15 April 2020

Sistem Reproduksi

SISTEM REPRODUKSI
A.    Organ Reproduksi
1.    Alat kelamin laki-laki
a.   Alat kelamin luar : penis sebagai alat persetubuhan (kopulasi)
b.   Alat kelamin dalam :
1)   Testis, bulat telur berjumlah sepasang yg terdapat pada skrotum (zakar/kantong pelir), sebagai tempat pembentukan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon kelamin (testosteron). Pada testis terdapat pembuluh halus (tubulus seminiferus). Pada dinding tubulus ini terdapat calon sperma (spermatogonium). Di antara tubulus seminiferus terdapat sel-sel intersisial yang menghasilkan hormon terstosteron dan hormon kelamin lainnya dan juga terdapat sel sertoli yang berukuran besar sebagai penyedia makanan bagi sperma.
2)  Saluran reproduksi
a)   Duktus epididimis, tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.
b)  Vasa deferensia, tempat pengangkutan sperma menuju vesikula seminalis.
c)   Duktus ejakulatorius, saluran lanjutan dari vasa deferensia.
3)  Kelenjar kelamin, mengeluarkan sekret atau semen.
a)   Vesikula seminalis, cairan kental susu yang memberi makan sperma
b)  Kelenjar prostat, cairan kental alkalis yang basa, karena sperma tidak kuat asam
c)   Kelenjar bulbouretral (cowper), cairan yang dikeluarkan saat ejakulatoris
2.   Alat kelamin perempuan
a.     Alat kelamin luar :
1)   Labia mayora (bibir besar), bibir luar vagina yang tebal berlapiskan lemak.
2)  Labia minora (bibir kecil), sepasang lipatan kulit yang halus dan tipis.
3)  Mons veneris, pertemuan antara dua bibir vagina dengan bagian atas yang tampak membukit.
4)  Klitoris (kelentit), tonjolan kecil.
5)  Orificium urethrae (muara saluran kencing), tepat di bawah klitoris.
6)  Himen (selaput dara), di bawah saluran kencing yang mengelilingi lubang vagina.
b.     Alat kelamin dalam :
1)   Ovarium (indung telur), berjumlah sepasang di rongga perut kanan dan kiri, yang diselubungi kapsul berfolikel-folikel. Folikel mengandung sel telur (ovum), folikel ini sebagai penyedia makanan dan pelindung sel telur.
2)  Oviduk (tuba fallopi), berjumlah sepasang yang menghubungkan ovarium dengan uterus (rahim), ujung oviduk berbentuk corong berjumbai-jumbai (fimbriae) yang berfungsi sebagai penangkap ovum dari ovarium, dengan gerakan peristaltik ovum dibawa menuju uterus.
3)  Uterus (rahim), berjumlah satu dan berotot tebal. Uterus tersusun atas tiga lapis, yaitu perimetrium, miometrium dan endometrium. Bagian endometrium inilah yang menebal dan mengelupas jika tidak ada zigot yang ditanamkan di dalamnya. Uterus sebagai ruangan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.
4)  Vagina, sebuah tabung berlapis-lapis otot yang membujur ke arah belakang dan atas. Dinding vagina dn kelenjar Bartholin menghasilkan lendir.

B.     Mekanisme Pembentukan Gamet
1.    Spermatogenesis (proses pembentukan sperma)
2.   Oogenesis (proses pembentukan ovum)

C.     Siklus Menstruasi



Hormon :
-     FSH (Follicle Stimulating Hormone), dihasilkan hipofisis untuk merangsang perkembangan folikel (sel telur) membentuk folikel graaf. Folikel merangsang sekresi estrogen.
-     Estrogen, merangsang hipofisis untuk mensekresikan LH.
-     LH (Luteinizing Hormone), merangsang ovulasi. (pematangan sel telur)
-     Progesteron, merangsang penebalan endometrium uterus.
D.    Fertilisasi, Kehamilan dan Persalinan
Ketika ovum terlepas dari ovarium dan masuk ke oviduk, ovum akan tetap fertil selama 24 jam. Ketika di saat ovum fertil (ovum matang terjadi pada masa subur), masa subur atau ovulasi terjadi pada hari ke-14 sebelum menstruasi yang akan datang. Ketika sperma membuahi ovum yang masak, maka terjadi fertilisasi, peleburan sperma dengan ovum menjadi zigot, hal ini disebut kehamilan (gestasi). Berikut tahapan perkembangan kehamilan :
1.     Zigot adalah peleburan sperma dengan ovum di oviduk
2.     Zigot di oviduk yang akan terus membelah seperti buah murbei yang disebut dengan morula sambil menggelinding menuju uterus
3.     Morula membentuk rongga yang disebut blastula yang tertanam/implantasi di dinding uterus, di mana blastula berdifernsiasi menjadi tropoblas (sel luar), embrioblas (sel dalam) dan blastosol (rongga berisi caira)
4.     Sel-sel pada blastula menjadi beberapa lapisan yang disebut fase gastrula, yang terdiri dari lapiran ektoderm (luar), mesoderm (tengah) dan endoderm (dalam)
5.     Dari lapisan-lapisan tersebut terbentuk organ tubuh yang terjadi setelah minggu ke-8 kehamilan, fase setelah gastrula disebut fase perkembangan janin (fetus/bayi), pada fase ini terjadi diferensiasi organ-organ sehingga organ-organ tersebut siap berfungsi. Bayi mendapatkan makanan dari ibunya melalui tali plasenta.
Kehamilan berlangsung sekitar 9 bulan 10 hari, setelah fase kehamilan terjadilah proses kelahiran (persalinan / pertus). Persalinan sangat dipengaruhi hormon relaksin, estrogen, oksitosin, prostaglandin dan CRH (corticotropin releasing hormone). Tahap persalinan dimulai dengan dilatasi serviks atau pembukaan, yaitu serviks melebar untuk jalan kepala bayi sekitar 10 cm, lalu tahap kedua adalah kelahiran bayi, yaitu mengeluarkan bayi melalui serviks dan vagina dengan cara sengaja ibu mengontraksikan otot-otot dingding abdomen perut dan uterus (mengejan), dan tahap ketiga adalah plasenta, di mana uterus berkontaksi kembali untuk memisahkan plasenta dari miometrium dan mengeluarkannya melalui vagina.
Anak kembar dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kembar fraternal (dizigotik), di mana zigot berasal dari dua ovum yang berbeda, dan kembar identik (monozigotik), di mana zigot berasal dari satu ovum yang dibuahi oleh sperma lebih dari satu.   
E.     ASI (Air Susu Ibu)
Asi mengandung hampir semua zat gizi yang diperlukan bayi dan mengandung zat kekebalan tubuh. Kolastrum adalah air susu di hari pertama melahirkan sampai hari keempat, berwarna lebih kuning dan lebih kental, berfungsi untuk membersihkan usus dan menyiapkan usus untuk mencerna asi.
F.     Keluarga Berncana (KB)
Fungsi KB adalah mengatur jarak kelahiran anak dengan anak selanjutnya.
1.     Pil KB : diminum setiap hari, sehingga hipofisis tidak mengeluarkan LH dan FSH.
2.     Suntikan depoprovera : mengandung progesteron (steroid), sehingga hipofisis tidak mengeluarkan LH dan FSH.
3.     Susuk KB : tabung progestin, terbuat dari progesteron, sehingga hipofisis tidak mengeluarkan LH dan FSH.
4.     IUD (spiral) : gulungan plastik dimasukkan ke uterus, sehingga mencegah implantasi.
5.     Spons vagina : spons yang dimasukkan ke vagina yang mengandung spermisida, sehingga membunuh sperma.
6.     Diafragma : cawan plastik yang dimasukkan ke vagina menutupi serviks sehingga menghalangi sperma masuk.
7.     Karet KB/kondom : dipakai menyelubungi alat kelamin laki-laki untuk mencegah sperma masuk ke vagina.
8.     KB kalender : menghindari hubungan seksual pada masa subur wanita untuk mencegah pembuahan ovum oleh sperma di masa ovulasi/masa subur wanita di hari ke-14 sebelum mens yang akan datang.
9.     KB permanen : tubektomi (peotongan oviduk wanita dan tiap ujung potongan diikat) dan vasektomi (pemotongan vasa deferensia dan tiap ujung potongan diikat)